Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Selamat datang di blogku ^_^ BINGKAI HATI: SAAT AIR MATA MEMBASUH LUKA

SAAT AIR MATA MEMBASUH LUKA

Kepedihan, cobaan, ujian, apapun namanya, akan berlalu seiring waktu. Saat air mata telah terkuras, kita akan sadar, saat bersedih sudah habis. Setiap momen pahit akan berlalu. Tersapu waktu. Jikapun waktu tak bisa menjanjikan kesembuhan, setiap luka akan menjadi alarm pengingat bahwa kita pernah merasakan suatu pengalaman berharga yang akan terkenang selamanya.
Dan, ya. Jadikan setiap kesedihan membuat dirimu kuat, jauh lebih kuat dari yang kamu duga, jauh lebih kuat dari yang orang kira, jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Caranya:



Admit it, it’s real
Terkadang kita tidak percaya, tidak benar-benar memahami apa benar tragedi ini terjadi? Kegagalan, kesedihan, kehilangan – rasanya itu hanya bisa terjadi pada orang lain, kan? Tidak demikian. Akuilah rasa sakit itu ada. Akuilah suatu ujian tengah melanda kita. Tidak perlu berpura-pura tak ada masalah. Jangan menyangkalnya karena ini nyata. Tidak perlu berjuang jadi superman yang kebal dari penderitaan, atau yang pantang menunjukkan kelemahan. Menangislah. Menangis sampai tertidur bila itu membuatmu lega. Nikmati kesedihan itu. Untuk sementara waktu. Anggap itu sebagai perhentian sementara untuk menyusun energi baru.

It’s not the end
Saat derita mengempas kita, itu bukan akhir dari segalanya. Perasaan manusia terus berganti, seiring detak waktu yang kian berlari. Di tengah gairah hidup yang memuncak, kita disentuh dengan takdir yang menyentak. Tidak apa. Segala duka hanya satu cara untuk menyadarkan bahwa kita hanya manusia. Sekalipun kejayaan sedang cemerlang, sekalipun sedang di atas awan, sesekali harus ‘turun kembali’ ke bumi, kan? Kepedihan mencolek kita, bahwa kita hanya makhluk kecil di hadapan-Nya. Jadi jangan berlama-lama. Biarkan diri tenggelam sejenak dalam rasa sedih, lalu bangun lagi! Buka jendelamu, di luar sana sinar matahari menghangat, siap menerangi harimu yang pekat. Banyak hal harus dilakukan, hidup harus terus berjalan.

Fall, then rise again
Setiap hal terjadi bukan tanpa alasan. Mungkin dengan cobaan yang datang, Allah menghendaki kita menjadi lebih kuat. Selalu ada rencana-Nya yang tak terjangkau nalar kita. Namun selama berprasangka baik, insya Allah akan ditemukan akhir yang baik. Namun percayalah, momen sepedih apapun akan berlalu seiring waktu, dan jadi pengalaman yang akan membentuk karakter, menempa diri kita, menjadkan diri kita pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya.

Oleh: Elie Mulyadi



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar