Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Selamat datang di blogku ^_^ BINGKAI HATI: KEUTAMAAN DZIKIR kepada ALLAH

KEUTAMAAN DZIKIR kepada ALLAH

13/10/2011
“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan
menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-
banyaknya.” [QS Al Ahzab 33:41]
Tidak berzikir akan mengakibatkan seseorang
jadi orang yang rugi.

“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan
anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat
Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka
mereka itulah orang-orang yang merugi.” [QS Al
Munaafiquun 63:9]

Allah mengingat orang yang mengingatNya.
“Karena itu, ingatlah Aku, niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan
janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” [Al
Baqarah:152]

Orang yang beriman selalu ingat kepada Allah
dalam berbagai keadaan :
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi,
dan silih bergantinya malam dan siang terdapat
tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu)
orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri
atau duduk atau dalam keadan berbaring dan
mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan
bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah
Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci
Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”
[QS Ali ‘Imran 3:190-191]

Dengan berzikir hati menjadi tenteram.
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati
mereka manjadi tenteram dengan mengingat
Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah
hati menjadi tenteram.” [QS 13:28]
Menyebut Allah dapat membawa ketenangan
dan menyembuhkan jiwa :
Menyebut-nyebut Allah adalah suatu penyembuhan
dan menyebut-nyebut tentang manusia adalah
penyakit (artinya penyakit akhlak). (HR. Al-Baihaqi)
Nabi berkata: Tiada amal perbuatan anak Adam
yang lebih menyelamatkannya dari azab Allah
daripada zikrullah. (HR. Ahmad)

Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, kalau
kamu selamanya bersikap seperti saat kamu ada
bersamaku dan mendengarkan zikir, pasti para
malaikat akan bersalaman dengan kamu di tempat
tidurmu dan di jalan-jalan yang kamu lalui. Tetapi,
wahai Hanzhalah (nama seorang sahabat)
kadangkala begini dan kadangkala begitu. (Beliau
mengucapkan perkataan itu kepada Hanzhalah
hingga diulang-ulang tiga kali). (HR. Tirmidzi dan
Ahmad)

Perumpamaan orang yang berzikir kepada
Robbnya dan yang tidak, seumpama orang hidup
dan orang mati (HR. Bukhari dan Muslim)
Nabi berkata: ” Nyanyian dan permainan hiburan
yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan
dalam hati, bagaikan air menumbuhkan
rerumputan. Demi yang jiwaku dalam
genggamanNya, sesungguhnya Al Qur’an dan zikir
menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana
air menumbuhkan rerumputan” (HR. Ad-Dailami)

Nabi berkata: ”Maukah aku beritahu amalanmu
yang terbaik, yang paling tinggi dalam derajatmu,
paling bersih di sisi Robbmu serta lebih baik dari
menerima emas dan perak dan lebih baik bagimu
daripada berperang dengan musuhmu yang kamu
potong lehernya atau mereka memotong lehermu?
Para sahabat lalu menjawab, “Ya.” Nabi Saw
berkata,”Zikrullah.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Seorang sahabat berkata, “Ya Rasulullah,
sesungguhnya syariat-syariat Islam sudah banyak
bagiku. Beritahu aku sesuatu yang dapat aku
menjadikannya pegangan.” Nabi Saw berkata,
“Biasakanlah lidahmu selalu bergerak menyebut-
nyebut Allah (zikrullah).” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Nabi berkata: Sebaik-baik zikir dengan suara
rendah dan sebaik-baik rezeki yang secukupnya.
(HR. Abu Ya’la)

Di antara ucapan tasbih Rasulullah Saw ialah :
“Maha suci yang memiliki kerajaan dan kekuasaan
seluruh alam semesta, Maha suci yang memiliki
kemuliaan dan kemahakuasaan, Maha suci yang
hidup kekal dan tidak mati.” (HR. Ad-Dailami)
“Dua kalimat ringan diucapkan lidah, berat dalam
timbangan dan disukai oleh Allah yaitu kalimat:
“Subhanallah wabihamdihi, subhanallahil
‘Adzhim” (Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya,
Maha suci Allah yang Maha Agung). (HR. Bukhari)
Allah memerintahkan orang yang beriman untuk
berzikir (mengingat dan menyebut nama Allah)
sebanyak-banyaknya:

Nabi berkata: ”Ada empat perkara, barangsiapa
memilikinya Allah akan membangun untuknya
rumah di surga, dan dia dalam naungan cahaya
Allah yang Maha Agung. Apabila pegangan
teguhnya “Laailaha illallah”. Jika memperoleh
kebaikan dia mengucapkan “Alhamdulillah”, jika
berbuat salah (dosa) dia mengucapkan
“Astaghfirullah” dan jika ditimpa musibah dia
berkata “Inna lillahi wainna ilaihi roji’uun.” (HR. Ad-
Dailami)

Nabi berkata: Wahai Aba Musa, maukah aku
tunjukkan ucapan dari perbendaharaan surga? Aku
menjawab, “Ya.” Nabi berkata, “La haula wala
Quwwata illa billah.” (Tiada daya upaya dan tiada
kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).” (HR.
Ibnu Hibban dan Ahmad)

Di antara zikir yang utama adalah Laa ilaaha
illallahu (Tidak ada Tuhan selain Allah)
“Aku pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda:
‘Zikir yang paling utama adalah Laa ilaaha
illallahu” [HR Turmudzi]

‘Rasulullah bersabda : ‘Sesungguhnya aku berkata
bahwa kalimat : ‘Subhanallah, wal hamdulillah, wa
Laa Ilaaha Illallah, wallahu akbar’ (Maha Suci Allah,
dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan
kecuali Allah, dan Allah Maha Besar) itu lebih
kusukai daripada apa yang dibawa oleh matahari
terbit.’ (HR Bukhari dan Muslim)


[''Senandung Mutiara Hikmah'']

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar