Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Selamat datang di blogku ^_^ BINGKAI HATI: Adil bukanlah Sama Rata

Adil bukanlah Sama Rata

22/09/2011

Apa yang terjadi jika seluruh penghuni dunia ini orang kaya semuanya ??? Misalnya, dalam sebuah keluarga. Nak, ambillah uang satu juta rupiah ini untuk bekal kesekolah. Maaf bu, nggak usah, uang saya sudah banyak kok. Insya Allah untuk ongkos taksi cukup, jawab si anak.

Setelah berpamitan pada ibunya, dia bersiap – siap untuk menghentikan taksi. Anehnya, tidak ada satu taksipun yang mau berhenti. Ternyata, para sopir taksi tidak perlu lagi mencari penghasilan dengan menjadi sopir karena penghasilannya sedikit. Hal ini disebabkan karena si sopir taksi tersebut sudah memiliki uang yang banyak sehingga telah menjadi orang kaya. Akhirnya, dia dan semua orang berjalan kaki sampai ketempat tujuan. Rasa capek tak pelak lagi dia rasakan.
Sesampainya disekolah, tidak ada lagi para guru yang bersedia mengajar. Mereka semua sibuk menghitung uang. Mereka lebih memilih mendirikan kampus milik sendiri dibandingkan menjadi guru atau dosen yang nilai penghasilannya tidak seberapa.

Akhirnya, karena lapar dia pergi kekantin sekolah. Kerongkongannya kering setelah tadi habis berjalan kaki beberapa kilometer. Dua botol minuman pesanannya tidak kunjung datang. Bibi kantin langganannya menolak untuk melayani. Alasannya, saat ini sibibi sudah menjadi orang kaya dan memiliki banyak uang sehingga tidak menjadi seorang pelayan lagi. Malah ia akan membuka restoran baru. Sebgai tambahan, dia menolak dipanggil bibi lagi karena lebih suka dipanggil tante.

Sianak menjadi kebingungan. Semua orang sudah menjadi kaya. Sepertinya, mereka semua tidak membutuhkan yang lainnya lagi. Padahal pada kenyataannya jelas tidak mungkin demikian. Dunia ini bisa menjadi kacau kalau semua orang menjadi bos, karena mungkin tidak ada seorangpun yang memilih untuk menjadi karyawan, karena masing – masing telah memiliki modal usahaya.

Jika semua orang kaya, tidak akan lagi ada keseimbangan. Jadi, jangan pernah katakan Allah SWT tidak adil karena menganugerahkan kekayaan melimpah pada sebagaian orang sementara sebagian lainnya adalah orang yang tidak mampu (Miskin). Adil bukan berarti sama rata.

Setiap orang berpotensi sukses dan bahagia dalam hidup, yang akan membedakannya adalah bagaimana cara kita dalam menjemput kesuksesan dan kebahagiaan tersebut. Jika ingin hidup kita penuh barokah, tempuhlah jalan yang diridhai-Nya.

Jika saat ini kita sedang diuji dengan kesusahan maupun kesenangan, maka bijaklah dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Jangan pernah salahkan Sang Pencipta. Berburuk sangkapun kepada –Nya dilarang. Nikmati semua yang kita miliki dengan penuh kesyukuran , dan berusahalah agar kita selalu tetap berada dijalan yang diridhai – Nya. Insya Allah amin ….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar