Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Selamat datang di blogku ^_^ BINGKAI HATI: Ilmu Tanpa Iman Seperti Mata Tanpa Cahaya !

Ilmu Tanpa Iman Seperti Mata Tanpa Cahaya !

28/11/2011
Tiada yang lebih aneh dari segala zaman, kecuali zaman ini. Masyarakat manusia tumbuh, berkembang, berinteraksi, dan berkreasi dengan penemuan - penemuan yang mengagumkan. Semuanya berawal dari kemajuan ilmu dan teknologi. Tetapi, meskipun manusia telah mampu menciptakan berbagai fasilitas yang menjamin kenyamanan hidupnya, mereka tak mampu menciptakan fasilitas yang menjamin kebahagiaan dan ketentraman dalam hidupnya.

Sungguh manusia sekarang, berkat ilmu dan teknologi, mampu menyelam seperti ikan dan terbang bagai burung. Tetapi mereka lupa berjalan didarat sebagai manusia. Dilaut, ia menyelam kemudian menciptakan kerusakan disana. Diudara, mereka terbang dan juga membuat kerusakan disana. Dan didarat, tidak ada secuilpun bumi yang tak mereka rusakkan.

Firman Allah : Telah nampak kerusakan didarat dan dilaut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (Akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (Kejalan yang benar).
(QS. Ar-Ruum {30}:41)

Semua ini terjadi karena ilmu manusia ibarat mata tanpa cahaya. Bagaimanapun awasnya mata, jika ia tak memperoleh cahaya, mata itu tidak akan berfungsi. Bagaimana keadaan manusia yang berjalan dalam kegelapan ? Tentu mereka akan menabrak, jatuh, dan tersesat.

Maka begitulah ilmu manusia jika tanpa sinar hidayah. Hanya akan membuahkan kerusakan. Maka, dalam pandangan islam, orang berilmu bukan semata - mata orang yang dalam otaknya penuh program dan memori data seperti harddisk sebuah komputer. Tetapi, orang berilmu adalah mereka yang takut kepada Allah SWT.

Al Walid bin Mughirah adalah prototipe manusia berilmu yang tak sudi menggunakan cahaya Illahi. Akhirnya ia tersesat. Jaman sekarang, Al Walid lebih banyak lagi. Dengan ilmu yang hanya setitik air ditengah laut saja mereka menentang Allah. Bahkan dengan jumawa, ia mencari Allah dengan ilmunya. Tentu mereka akan tersesat, seperti Yuri Gagarin, Astronot Uni Soviet yang karena Sputnick pesawatnya telah berhasil mencapai bulan, ia berkata bahwa disana tak ada Tuhan. Astagfirullah Al Adzim !

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepada mu (Kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (Kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (Kepada orang lain) Sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (Muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang - orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-Qashash{28}:77)

Semoga Bermanfaat !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar