Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Selamat datang di blogku ^_^ BINGKAI HATI: PENGAKUAN JUJUR IBLIS

PENGAKUAN JUJUR IBLIS

16/11/2011
Alkisah, Allah telah menyuruh Iblis untuk datang ke rumah Rasulullah agar menjawab segala sesuatu yang ditanyakan Beliau kepadanya.

Pada suatu hari iblis pun datang kepada Rasulullah dengan menyerupai orang tua yang bagus lagi bersih dengan memegang tongkat ditangannya.

Bertanya Rasulullah,” Siapakah engkau ini ?!”

Orang itu menjawab, “ Aku adalah iblis. “

Rasulullah pun bertanya, “ Apa maksud mu datang kemari ?”

Orang tua itu (iblis) menjawab, “ Sungguh Allah telah memerintahkan kepadaku agar datang kerumahmu dan menjawab segala apa yang akan Engkau tanyakan kepadaku. “

Rasulullah lalu bertanya, “ Hai iblis, berapa banyakkah musuhmu dalam ummatku?”

Iblis menjawab, “ Ada 15 orang, yaitu :

1. Engkau sendiri wahai Muhammad.
2. Iman (Pemimpin) yang adil
3. Orang kaya yang tawadhu (Rendah hati)
4. Pedagang yang jujur
5. Orang alim yang mengerjakan shalat dengan khusyuk
6. Orang mukmin yang memberi nasihat
7. Orang mukmin yang saling berkasih saying karena Allah
8. Orang mukmin yang tetap ( Cepat – cepat) bertaubat
9. Orang yang menjauhkan diri dari segala yang haram
10. Orang mukmin yang selalu dalam keadaan suci
11. Orang mukmin yang selalu bersedekah (Dermawan)
12. Orang mukmin yang baik budi pekertinya
13. Orang mukmin yang bermanfaat untuk orang lain
14. Orang yang hapal Al-Quran serta selalu membacanya
15. Orang yang selalu berdiri mengerjakan sholat diwaktu malam sedang orang lain tengah lelap tertidur.

Kemudian Rasulullah bertanya lagi kepada iblis, “ Berapa banyak temanmu dalam ummatku.”
Iblis menjawab, Ada 10 orang, yaitu:

1. Hakim yang aniaya (Tidak adil)
2. Orang kaya yang sombong
3. Pedagang yang khianat (Tidak jujur)
4. Orang yang pemabuk (Peminum minuman keras)
5. Orang yang memutuskan tali persaudaraan
6. Pemilik harta riba
7. Pemakan harta anak yatim
8. Orang yang selalu lengah dalam shalat atau sering meninggalkan shalat
9. Orang yang enggan memberikan zakat (Kikir)
10. Orang yang panjang angan – angan (Suka menghayal)

Mereka semua ini adalah sahabat dan handai taulan yang akrab dan setia saat menemani aku dalam neraka nanti, “ Sambung iblis.”

Dikutip dari cerita bijak orang – orang shaleh.

PELAJARAN HIDUP yang dapat diambil :

Pilihan hidup telah terpampang jelas dihadapan kita. Kita ingin menjadi teman iblis ataukah akan menjadi teman abadinya. Jika kita memilih menjadi teman iblis, maka nerakalah tempat kembali kita dialam baka. Tetapi jika kita memilih untuk menjadi seteru iblis, maka syurga kelak akan menanti kita. Kini, sepenuhnya tergantung kepada pilihan kita.

Memang, menjadi teman iblis akan menjadikan kehidupan kita didunia penuh dengan kesenangan dan kenikmatan. Tapi sampai kapan, bukankah kehidupan dunia ini hanyalah sementara. Buat apa kita mengecap nikmat sesaat, tetapi pada akhirnya akan merasakan siksaan sepanjang zaman. Bukankah tindakan yang bodoh jika kita lantas memakan gula sebanyak – banyaknya hanya untuk dapat mengecap rasa manis. Bukankah yang kita dapatkan nanti hanyalah tumbuh suburnya penyakit diabetes dibadan.

Memang menjadi seteru iblis akam menjadikan kehidupan kita didunia laksana hidup dalam penjara, karena segala keinginan kita dibatasi oleh rambu – rambu agama. Tetapi bukankah semua itu tidak akan berlangsung lama. Bukankah kehidupan didunia hanyalah sekejab saja. Bukankah lebih baik kita bersusah – susah untuk sementara, tetapi akhirnya kita bisa merasakan lezatnya nikmat yang tiada akhirnya.

Marilah dengan hati jernih kita melihat siapa diri kita. Sudahkah kita menjadi musuh syetan yang paling nyata. Ataukah kita justru telah menjadi bagian dari kawan setianya. Jika kita mendapati diri telah menjadi teman karibnya, sungguh betapa kita akan celaka dan merugi. Segeralah kita bertaubat kepada-Nya.

Tetapi jika kita mendapati diri kita telah menjadi musuh abadinya, itu adalah pertanda bahwa kita akan meraih kebahagiaan tiada tara. Ingatlah selalu akan firman-Nya, “ Barangsiapa yang mengambil syetan itu menjadi temannya, maka setan itu adalah teman yang seburuk – buruknya.” (QS. An-Nisa:38).

“Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan – setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala – nyala.” (QS. Fathir:6)

“ Setan menjadikan kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir), sedangkan Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (Karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:268)

“Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan Surganya orang kafir.” (HR. Muslim)

Semoga bermanfaat !!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar