Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Selamat datang di blogku ^_^ BINGKAI HATI: Cahaya Kebenaran

Cahaya Kebenaran



17/08/2011


Seorang laki – laki dengan mata tertutup mencoba berjalan didalam sebuah rumah. Langkah pertama berjalan mulus. Langkah – langkah selanjutnya mulai tidak teratur. Dia mulai menendang tempat sampah yg terletak disalah satu sudut ruangan. Isinya berhamburan sehingga membuat kotor lantai rumah. Kemudian kepalanya terantuk tangga, selang beberapa saat, kakinya keseleo karena salah menginjak undakan yang ada dihadapannya. Dalam beberapa menit, laki – laki itu membuat ruangan menjadi berantakan, bukan saja sampah yg berserakan, tetapi letak beberapa barang pun jadi berubah. Belum lagi luka tubuh akibat benturan dan tabrakan dengan benda keras dan tajam. Jatuh dari tangga, kepala terbentur, dan badan terantuk membuatnya ragu untuk melangkah lagi. Akhirnya dia memilih diam ditempat, karena merasa setiap langkahnya mengandung resiko tinggi dan dia tidak siap menghadapinya. Agar lebih aman dia memilih berdiri, dan hanya diam mematung.

Begitulah kira – kira gambaran orang yang tidak mendapatkan cahaya dalam kehidupan ini. Hati yang tidak tersinari cahaya kebenaran akan membuatnya ragu untuk melangkah bahkan diapun tidak berani untuk mundur. Orang seperti demikian tidak mampu melakukan evaluasi diri dan diapun tidak punya kemampuan untuk memperbaikinya karena selama hidupnya penuh dengan keraguan dan ketidaktahuan. Dunianya gelap, dan tidak mampu melihat mana yang benar dan salah. Hidupnya tidak beraturan karena tidak memiliki panduan hidup yang jelas.

Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah, sesungguhnya petunjuk yang harus diikuti ialah petunjuk Allah ( QS. Ali Imran 3:73 ), dan apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang, maka dia akan diberi pendalaman dalam ilmu agama (HR. Bukhari).

Panduan inilah yang mahal. Kekayaan bagi kita adalah hidayah Ilahi yang harus disyukuri. Bersyukurlah karena kita dianugerahi cahaya kebenaran. Jika tidak, maka setiap langkah akan sangat merepotkan, membuat kita cemas, was – was, dan tindak – tanduk kita tidak terkendali. Orang yang jauh dari cahaya kebenaran akan akrab dengan ketakutan. Takut tidak mendapatkan bagian, takut mati, takut oleh manusia, takut melangkah, dan takut segalanya. Akibatnya hidupnya akan penuh dengan kepanikan.

Semua yang dimiliki tidak akan ada artinya kalau tidak mendapatkan hidayah dan taufik  dari Allah SWT, sehingga ia menjadi orang yang  mengenal agama. Seorang artis baru disebut hebat jika mampu berakting sesuai dengan scenario dan tentu saja dengan penuh penjiwaan didalamnya. Jika dia tidak pernah membaca scriptnya , maka film atau sinetron yg di bintanginya akan kacau. Demikian juga jika kita tidak mengenal Script yang Allah berikan , yaitu Al – Islam.

Orang yang jauh dari agama dan jauh dari Al – Quran akan sengsara. Semua yg dimilikinya hanya akan menghinakan dirinya. Oleh karena itu, jika ingin menikmati hidup ini, maka minta dan syukurilah karunia terbesar dari Allah SWT, yaitu dibukakan hati kita kepada ilmu agama.

Semoga kita semua bisa menjadi orang yang sangat beruntung dengan nikmat iman dan menjaga dengan sebaik – baik penjagaan. Hanya Allah lah yang bisa memberikan kenikmatan yang kekal ini sampai akhir hayat. Semoga kita hidup dalam kemuliaan, wafat dalam kemuliaan, dan berpulang kepada Allah SWT dalam kemulian. Insya Allah amin… Wallahua’lam …..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar