Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Selamat datang di blogku ^_^ BINGKAI HATI: Lupakanlah Kesedihanmu dan Berbuatlah Sesuatu !

Lupakanlah Kesedihanmu dan Berbuatlah Sesuatu !

05/12/2011
< Dan Kami akan memberi kamu taufik kepada jalan yang mudah,kami berserah diri kepada yang Maha Pengasih. Dan Keberuntungan itu ada pada orang - orang yang berserah diri >

Jika ingin mengatasi segala kesulitan, carilah kegiatan positif yang sesuai dengan hobimu, misalnya membaca, menulis, bekerja, atau apapun namanya yang berhubungan dengan kesenanganmu. Karena, kesibukan itu akan menghalau kegelisahan. Allah tidak menjadikan dua hati didalam dada seseorang. Sebagai contoh, ketika seorang anak sakit, maka kedua orangtuanya pasti rela melakukan apa saja demi kesembuhan anaknya itu. Artinya, mereka akan menggunakan waktunya dengan kesibukan yang bermanfaat bagi anak mereka.

Ketika seseorang sedang menghadapi masalah, sebaiknya dia mengingat masalah tersulit yang pernah ia hadapi dimasa lalu. Terutama bila masalahnya lebih besar dan lebih berat dari dari yang ia hadapi saat ini. Lalu, renungkanlah tentang bagaimana Allah memberikan jalan keluar untuk menyelesaikannya. Dengan mengingat hal paling berat yang pernah dihadapin itu, seseorang akan merasa iba bercampur bangga terhadap dirinya sendiri, sehingga akan tumbuhlah pada dirinya rasa percaya diri yang kuat.

Wajar jika seseorang mengingat hal berat yang pernah ia alami dan kemudian merasa beban yang harus ia hadapi saat ini tak ubahnya seperti masalah - masalahnya yang lain, yang akan berlalu begitu saja, dan kemudian akan menjadi cerita yang indah.

Kita harus belajar dari masalah yang sedang dihadapi, mmasalah meski kenyataannya masalah itu banyak mengandung sisi negatif. Dalam hal ini, Ibnu Al-Jauzi berkomentar dengan baik: 'Barang siapa yang ditimpa bencana, maka ia harus membayangkan bahwa ia mampu menghadapi yang lebih besar. Karena dengan semangat seperti itu, bencana yang dihadapinya akan terasa lebih mudah.'

Setelah itu harus membayangkan pahala yang yang akan ia terima dan mengharapkan pahala yang lebih besar dari itu, agar tergambar didepan matanya keuntungan dengan tidak diberatkan oleh masalah yang sedang ia hadapi sekarang ini. Setelah itu ia harus berpikir juga bahwa semua itu akan segera berlalu. Karena tekanan permasalahan itulah, yang sebenarnya memunculkan harapan untuk segera dapat menikmati suasana yang lebih nyaman dan tentram.

Seorang Bijak mengatakan, ' Aku tidak pernah menyesali sesuatu yang belum pernah aku katakan. Yang aku sesali hanyalah apa yang kerapkali aku ucapkan.'

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar